Tips Tetap Sehat di Musim Pancaroba

Artikel Medis
28 Oct 2021

Tips Tetap Sehat di Musim Pancaroba

Musim pancaroba adalah musim dimana terjadinya transisi atau pergantian antara dua musim dari seperti musim kemarau menuju musim penghujan dan musim penghujan menuju musim kemarau. Pancaroba ditandai dengan adanya cuaca yang tidak menentu bahkan sampai dengan ekstrim di beberapa daerah atau bahkan di sekitar kita itu menjadikan diri kita harus bisa lebih waspada terhadap kesehatan diri kita bahkan keluarga kita agar terhindar dari beberapa penyakit yang bisa diderita.

Terjadinya perubahan iklim yang ekstrim itu membuat perubahan suhu dan kelembapan udara yang cukup signifikan sehingga akan memunculkan banyak penyakit, karena virus dan bakteri akan lebih mudah berkembang biak serta lebih lama dalam lingkungan yang lembab. Musim pancaroba yang terjadi membuat banyak penyakit muncul di sekitar kita seperti influenza, asma, demam berdarah (DBD), chikungunya, sakit kepala, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan penyakit yang menyerang saluran pencernaan.

Dokter Dwipa Rozali dari Rumah Sakit Premier Jatinegara mengatakan musim pancaroba dalam kondisi seperti sekarang ini “unik” menurut beliau, karena terjadi di masa pandemi COVID-19 ini membuat diri kita harus lebih ekstra agar tubuh kita tetap sehat dan bugar serta terlindungi dari penyakit yang biasanya hinggap saat musim pancaroba dan tidak terinfeksi dari COVID-19.

Beberapa hal umum yang bisa dilakukan untuk dapat membuat diri kita ataupun keluarga kita tetap sehat dan bugar selama melewati musim pancaroba seperti halnya pertama makan makanan yang bergizi seimbang termasuk minum cukup agar tidak dehidrasi, kedua olahraga teratur minimal 30 menit setiap harinya, ketiga istirahat cukup setiap harinya dan terakhir tidur yang cukup 7 sampai 8 jam sehari.

Dokter Dwipa Rozali seorang dokter umum dari Rumah Sakit Premier Jatinegara menambahkan agar kita beserta keluarga bisa terhindar dari COVID-19, “Jangan lupa kita menerapkan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu.”